![]() |
| http://esportebeto.blogspot.com/ |
Aku bagaikan Republik Tiongkok (saat itu berada di Tiongkok daratan, tapi bukan negara Tiongkok yang sekarang) yang digagas Sun Yat Sen dengan partai Kuomintang/Nasionalis, dia berjuang menumbangkan Dinasti Qing yang sangat diktator, namun dia meninggal sebelum menikmati buahnya.
Lalu perjuangannya dilanjutkan oleh sekutu terdekatnya Chiang Kai Shek, dia membangun angkatan perang yang hebat dan bersungguh meneruskan wasiat Sun Yat Sen. Datang dan Berdirilah partai komunis (sekutu Soviet pada waktu itu) pimpinan Mao zedong dkk yang ingin bergabung mempersatukan Tiongkok. Pada awal keadaan biasa saja, bahkan daerah Tiongkok bisa dipersatukan dengan mudah. Namun, lambat laun karena masalah sengketa tanah terjadilah perang saudara (perpercahan partai Koumintang/Nasionalis dan partai Komunis).
Langkah demi langkah dilakukan untuk meredam peperangan, mustahil dari keduanya tidak ada yang mengalah. Dari Partai Nasionalis melancarkan serangan kepada Partai Komunis dan sebaliknya. Awalnya Partai Nasionalis (pemilik tanah Tiongkok saat itu) dapat memukul mundur Partai Komunis, namun pada akhirnya selang beberapa tahun Partai Komunis membalik keadaan, mereka menyerang Partai Nasionalis.
Mau tidak mau Partai Nasionalis terpojok hingga hengkang menuju Taiwan (Pulau Formosa). Dari situlah Tiongkok terbagi menjadi dua, Pertama, Republik Tiongkok (Nasionalis) yang terusir dari Tiongkok daratan dan bertahan di Pulau Formosa, Kedua, Republik Rakyat Tiongkok (Komunis) yang sampai sekarang menguasai daratan Tiongkok.

Sopo seng kuat nandhang kahanan
BalasHapusSopo seng ora kroso kelangan
lara bronto iku obate mung siji, yaiku pethuk karo sampeyan
BalasHapus