Langsung ke konten utama

Postingan

TIDUR DI MASJID PEMKOT

https://umma.id/ TIDUR DI MASJID PEMKOT “ Jumatku   kasur , pengkhotbahnya kipas angin , membacakan ayat ngorok nan syahdu.”  ( Robi Aulia Abdi ) Gimana backpack nya  guys , udah kumal? Karena habis dipakai keliling menikmati indahnya ciptaan Allah. Istirahat dulu aja di rumah, sekalian memutus rantai Covid-19, hehe. Lagi-lagi di Kota Surabaya, orang Jawa Timur kalau belum nginjek tanah Surabaya sepertinya kurang afdal, berhubung Ibu kota provinsi yang banyak menyimpan berjuta-juta misteri. Apa nggak malu? Orang luar negeri aja menuntut ilmu sampai Surabaya,  masa  orang Jawa malah nggak pernah singgah. Sebelum ke inti cerita, saya kasih tahu sedikit tentang Surabaya. Surabaya merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek yang meliputi daerah Gerbangkertosusilo. Kota ini terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan, karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan pemuda-pemudanya dalam mempertahankan kemerde...

LAYANAN KERETA

Matarmaja Melewati Persawahan Ngebruk Malang by  Setyo Bagus Adriantama (flickr.com) “ Hidup adalah perjalanan yang mengakibatkan keterpisahan demi kemanunggalan. ”   ( Jalaluddin Rumi ) Teman-teman yang setia dengan backpack -nya, sudahkah kalian merasakan nyamannya berkereta? Kereta yang saya maksud adalah kereta api dalam artian bahasa indonesia, entah itu kereta api ekonomi, eksekutif, ekspres, maupun kita secara ilegal numpang di kereta angkut barang, wkwk. Saya ada sedikit pengalaman tentang perjalanan dengan kereta api, mungkin bisa bermanfaat untuk sampeyan semua. Kereta bisa dikatakan salah satu alat transportasi lawas di Indonesia yang tetap eksis sampai sekarang. Di era kolonial, kereta api desain lawas banyak difungsinya dalam banyak sektor, mulai dari perkebunan angkut mengangkut hasil perkebunan tebu, kopi, dan kayu hingga perhubungan angkut mengangkut penumpang dari stasiun ke stasiun yang lain, namun saat itu secara penuh masih di tangan Peme...

TERPAKSA LEFT GRUP KULIAH ONLINE

http://esportebeto.blogspot.com/ Aku bagaikan Republik Tiongkok (saat itu berada di Tiongkok daratan, tapi bukan negara Tiongkok yang sekarang) yang digagas Sun Yat Sen dengan partai Kuomintang/Nasionalis, dia berjuang menumbangkan Dinasti Qing yang sangat diktator, namun dia meninggal sebelum menikmati buahnya. Lalu perjuangannya dilanjutkan oleh sekutu terdekatnya Chiang Kai Shek, dia membangun angkatan perang yang hebat dan bersungguh meneruskan wasiat Sun Yat Sen. Datang dan Berdirilah partai komunis (sekutu Soviet pada waktu itu) pimpinan Mao zedong dkk yang ingin bergabung mempersatukan Tiongkok. Pada awal keadaan biasa saja, bahkan daerah Tiongkok bisa dipersatukan dengan mudah. Namun, lambat laun karena masalah sengketa tanah terjadilah perang saudara (perpercahan partai Koumintang/Nasionalis dan partai Komunis). Langkah demi langkah dilakukan untuk meredam peperangan, mustahil dari keduanya tidak ada yang mengalah. Dari Partai Nasionalis melancarkan serangan kepada...